INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Senin (16/4/2012), IHSG dibuka melemah 0,22% ke level 4.150,20.
Pelemahan indeks pagi ini mengikuti bursa regional.Samuel Sekuritas dalam catatan risetnya hari ini memprediksi support indeks berada di level 4.143.
Sebanyak 72 saham tercatat turun pagi ini, 21 saham naik, dan 76 saham stagnan. Indeks LQ45 dibuka turun 0,40% ke level 709,40, sedang JII turun 0,59% ke level 572,10.
Volume perdagangan pagi ini sebanyak 109,30 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp111,68 miliar. Namun, asing mencatatkan net buy senilai Rp7,69 miliar pagi ini.
Bursa AS dan Eropa pada akhir pekan lalu melemah 1-2% memfaktorkan GDP China 1Q12 yang lebih rendah dari estimasi dan juga mencuatnya kekhawatiran krisis Eropa. Kekhawatiran krisis Eropa tercermin dari kenaikan CDS spanyol 4,6% seiring ekspektasi Spanyol memerlukan dana bail out. Namun demikian JP Morgan, Google, dan Wells Fargo berhasil membukukan kinerja 1Q12 yang lebih baik dari estimasi. Minyak ikut terkoreksi 0,8%, sedangkan timah dan Nikel masing-masing terkoreksi 2,0% dan 2,1%.
Mengikuti sentimen AS dan Eropa serta pelemahan harga komoditas, bursa Asia pagi ini dibuka melemah rata-rata 1%. Minyak pagi ini juga melanjutkan pelemahan sekitar 0,6% ke level US$102/barel. Dari China, dikabarkan Pemerintah melebarkan kisaran Yuan menjadi 1% terhadap dolar AS. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor dan impor China dan juga nantinya menaikkan GDP.
Saham-saham yang turun tajam pagi ini adalah UNTR yang turun 0,98%, ITMG turun 0,47%, GGRM turun 0,33%, UNVR turun 1,05%, ASII turun 0,13%, dan BUMI turun 2,38%.