Kamis, 23 Mei 2013 | 23:47 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Menerawang Saham Sepekan
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh:
pasarmodal - Senin, 16 April 2012 | 09:52 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Kendati sentimen negatif bertaburan, indeks pekan lalu berhasil ditutup menguat. Bagaimana prediksi pergerakan indeks pekan ini?

Selama sepekan kemarin, banyak alasan yang mendukung investor melakukan profit taking. Seperti faktor negatif dari krisis hutang Spanyol, melambatnya pertumbuhan (GDP) China serta rencana pajak batu bara ekspor pemerintah dan pembatasan BBM hanya untuk mobil 1.300 cc ke bawah.

Hal ini membawa Indeks Dow Jones melemah ditutup turun 137 poin (1,05%) ke level 12.849,60 setelah AS mencatatkan tingkat penyerapan kerja yang lebih rendah dari estimasi semula.

“Namun, IHSG justru bisa tutup di kisaran harga minggu sebelumnya, tidak menembus level mingguan terendah di 4.110,”kata Yuganur Wijanarko dari HD Capital Sekuritas.

IHSG pada Jumat (13/4/2012) ditutup naik 19 poin (0,47%) ke level 4,159.27, dengan net buy asing di pasar regular tercatat sebesar Rp149 miliar. Sementara mata uang Rupiah terapresiasi ke 9,177 per Dollar AS. Meski untuk periode 9-13 April, Indeks Harga Saham Gabungan masih terkoreksi, dengan turun 0,17% dan investor asing membukukan Net Selling mencapai Rp 399 miliar.

Menurut Yuga, indeks pekan ini berpotensi berbalik arah, dengan sentimen positif berasal dari proyeksi laba 2012-2013 emiten rata-rata IHSG, dari sebelumnya 15-18% ke 18-20%, ekspektasi laporan keuangan kuartal pertama 2012 dan musim dividend April beberapa emiten.

Pekan ini, investor juga masih menunggu keputusan China mengenai kebijakan mata uang Yuan. Selain laporan perekonomian Eropa.

Di tengah situasi ini, Yuga merekomendasikan pelaku pasar untuk melakukan aksi beli. Beberapa saham menjadi pilihan untuk sepekan ini, seperti Gajah Tunggal (GJTL), dengan target harga dapat mencapai Rp2.700. Kemudian Gudang Garam (GGRM) dengan target harga Rp61.500.

Selain Bank Mandiri (BMRI), Astra International (ASII) dan Bukit Sentul (BKSL), masing-masing dengan target harga sepekan ini dapat mencapai Rp7.200, Rp76.700 dan Rp320 per lembarnya. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.