INILAH.COM, Jakarta - Ketakutan pelaku pasar mengenai efek dari demonstrasi anti kenaikan BBM berlebihan dan cederung sudah priced in dalam harga, sebaliknya IHSG malah memperlihatkan tanda optimisme tren positif ke depan.
Hal ini disampaikan analis senior HD Capital Tbk Yuganur Wijanarko dalam catatan risetnya Selasa (27/3/2012). Adapun beberapa saham pilihan yang direkomendasikan hari ini di antaranya:
1. Bukit Sentul (BKSL) dengan target Rp270
Beberapa faktor positif seperti potensi apresiasi harga tanah ke depan dalam periode pertumbuhan ekonomi dan iklim suku bunga rendah masih belum terdiskon dari harga sahamnya yang seharusnya menurut NAVS 2012 berada di atas harga sekarang. Entry (1) Rp250, Entry (2) Rp240, cut loss point: Rp230.
2. Bank Jabar (BJBR) dengan target Rp1.120
Valuasi PER 2012 10x yang di bawah sektor (12x) emiten perbankan BUMN lapis dua yang bergelut di sektor mikro UKM ini membuatnya menarik sebagai pilihan proxy karena akan mengikuti laju pergerakan BUMN big cap lainnya. BUY(1) Rp1.050, BUY(2) Rp1.030, Cut loss point: Rp1.010.
3. Adaro Energy (ADRO) dengan target Rp1.980
Emiten batubara dengan market cap terbesar kedua setelah BUMI ini menarik untuk dilirik kembali pasca koreksi yang dirasa terlalu berlebihan sehingga berpotensi mengalami technical rebound dari formasi konsolidasinya yang terbentuk selama beberapa minggu terakhir ini. Entry: (1) Rp1.880, Entry (2) Rp1.850, Cut loss point Rp1.830.
4. Astra International (ASII) dengan target Rp73.700
Bila keadaan pasca demo anti BBM berjalan damai maka saham big cap consumer index driver ini akan menjadi yang pertama diburu oleh pelaku pasar asing sebagai core holding proxy untuk masuk ke Bursa Efek Indonesia, dan rekomen akumulasi untuk trading jangka pendek. Entry: (1) Rp71.000, Entry (2) Rp70.500, cut loss point Rp69.600.