Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 1 Maret 2015 | 11:26 WIB
Hide Ads

Kasus Apple dan Intel

Karyawan Goldman Sachs Terlibat Insider Trading

Oleh : Charles MS | Sabtu, 17 Maret 2012 | 12:55 WIB

Berita Terkait

Karyawan Goldman Sachs Terlibat Insider Trading
IST

INILAH.COM, New York - Seorang personal Goldman Sachs Group Inc tertanggap membocorkan rahasia tentang Intel Corp dan Apple Inc melalui sebuah sadapan telepon.

Hal ini disampaikan seorang pengacara mantan anggota Dewan Direksi Goldman Rajat Gupta di pengadilan, Jumat (16/3/2012). Pengacara Gary Naftalis menyampaikan seseorang di Goldman telah membocorkan informasi rahasia tentang dua perusahaan kepada Raj Rajaratnam, pendiri perusahaan hedge fund Galleon Group, terdakwa kasus insider trading tahun lalu.

Gupta, eksekutif perusahaan yang paling terkenal yang dituduh dalam sebuah perbuatan insider trading akhir tahun lalu, membantah tuduhan kriminal itu. Pengadilannya dijadwalkan akan dimulai pada Mei mendatang.

"Dalam suratnya dia (Brodsky) mengatakan bahwa pemerintah memiliki seseorang yang memberikan informasi rahasia kepada Rajaratnam tentang Apple dan Intel," uajr Naftalis. "Ada juga bukti sadapan telepon, satu sumber lain dari banyak bukti dari Goldman Sachs."

Naftalis membeberkan kepada hakim Distrik AS Jed Rakoff bahwa pembela percaya ada banyak kasus situsional, di mana orang harus mendudukkannya di dalam kotak ketimbang kami dan orang bersalah salah sedang diadili di sini."

Goldman telah menjadi sorotan pekan ini dengan pengunduran diri dari karyawan Greg Smith, yang mengatakan ke New York Times bahwa Goldman telah menjadi seperti racun dan perusak seperti yang pernah dilihatnya dan membuatnya tidak lagi ingin bekerja di sana.

Seorang yang sangat mengetahui kasus Gupta mengatakan awal Maret Jaksa sedang menyelidiki David Loeb, Managing Director Goldman Sachs. Loeb bekerja sebagai karyawan bagian teknik hedge-fund, termasuk seorang analis yang berbasis di Asia Henry King, yang juga dalam penyelidikan , menurut sumber lain yang mendapat penjelasan di kasus ini.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.