Minggu, 26 Mei 2013 | 04:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
IPO PT Krakatau Wajatama Tetap Tahun Ini
Headline
IST
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Selasa, 13 Maret 2012 | 16:26 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Fazwar Bujang memastikan PT Krakatau Wajatama dapat melakukan penawaran umum saham perdana pada 2012.

"Penawaran umum saham perdana PT Krakatau Wajatama pasti jadi tetapi jadwalnya belum tahu, apakah akhir tahun 2012. Saya pernah mengatakan semester kedua (2012)," ujar Fazwar, Selasa (13/3/2012) saat ditemui di gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Fazwar mengatakan, PT Krakatau Wajatama yang merupakan anak usaha perseroan, diharapkan dapat meningkatkan produksi besi beton, baja tulang, mencapai 600 ribu pada 2015. Pihaknya memprediksikan permintaan baja tulangan akan meningkat ke depan. Dengan demikian pihaknya membutuhkan dana investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi PT Krakatau Wajatama.

Saat ini produksi baja tulang dan besi beton mencapai 280 ribu ton. Sebelumnya Fazwar mengatakan, pelaksanaan penawaran umum saham perdana PT Krakatau Wajatama masih melihat situasi global. Hal itu dikarenakan kondisi bursa saham global dan regional fluktuaktif pada 2011 lalu. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.