Kamis, 17 Mei 2012 | 06:34 WIB
Follow Us: Facebook twitter
WIKA Raih Kontrak Baru Rp2T Hingga Februari 2012
Headline
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Senin, 27 Februari 2012 | 05:03 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk meraih kontrak baru yang sedang dikerjakan sebesar Rp2 triliun hingga pertengahan Februari 2012.

Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk Natal A. Pardede lewat pesan singkat yang diterima INILAH.COM, akhir pekan ini. "Hingga minggu lalu kontrak baru yang telah diraih mencapai Rp2 triliun," ujar Natal.

Lebih lanjut ia mengatakan, proyek yang telah diperoleh perseroan antara lain stasiun pompa air, pengendalian banjir sistem karang mumus, irigasi kota bangun, KA double track Cirebon, Conveyor PT Aneka Tambang Tbk di Pomala, Sulawesi Tenggara, dan PLTU Tanjung Batu.

Seperti diketahui, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp430 miliar dan pendapatan sebesar Rp12 triliun pada 2012. Pendapatan terbesar masih akan didukung dari kegiatan infrastruktur pemerintah yang cukup besar seperti bandara, pelabuhan, jalan tol, dan pembangkit listrik. Manajemen perseroan memperkirakan kontrak dari proyek pemerintah sekitar 49-50%, private sekitar 16%-17%, dan BUMN sekitar 30% pada 2012.

Untuk kontrak baru 2012, perseroan menargetkan kontrak baru sebesar Rp16,52 triliun pada 2012. Sementara carry over dari tahun 2011 senilai Rp15,57 triliun. Sehingga total kontrak yang ditangani WIKA seebsar Rp32,09 triliun pada 2012.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.