Find and Follow Us

Jumat, 22 November 2019 | 02:42 WIB

Wall Street Berpotensi Alami Reli

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 24 Februari 2012 | 19:33 WIB
Wall Street Berpotensi Alami Reli
IST
facebook twitter

INILAH.COM, New Yor - Bursa saham Wall Street diprediksi menguat pada perdagangan Jumat (24/2) menjelang rilis data penjualan rumah dan sentimen konsumen untuk mengetahui proses pemulihan ekonomi AS.

Indeks Dow Jones diprediksi akan naik 25 poin, indeks S&P akan naik 3,4 poin dan indeks Nasdaq akan naik 4,7 poin. Bursa Eropa telah menguat dengan dorongan laba yang positif di kuartal keempat 2011. Indeks FTSE naik 0,15%, indeks DAX naik 0,8%, indeks CAC naik 0,5%. Demikian dikutip dari marketwatch.com.

Pada perdagangan Kamis kemarin, indeks sempat melemah. Namun dengan data klaim penganguran yang stabil maka indeks berakhir menguat. Meskipun laporan kinerja perusahaan cukup beragam. Indeks Dow Jones naik 46,02 poin atau 0,36% ke level 12.984,69. Indeks S&P 500 naik 5,80 poin atau 0,43% ke level 1.363,46. Indeks Nasdaq naik 23,81 poin atau 0,81% ke level 2.956,98.

Data klaim untuk unemployment tetap bertahan pada minggu lalu sehingga memberi sentimen positif ke bursa saham. Klaim pengangguran pada pekan terakhir tetap 351.000. Namun dari survei klaim untuk bulan Februari akan turun 52.000 menjadi 3,4 juta dengan rata-rata empat pekan turun 359.000 .

Pasar mencermati saham AIG yang akan melaporkan kinerja kuartal keempat 2011 dengan laba per saham mencapai 82 sen setelah tahun 2010 rugi US$15,9 per saham. Saham Citigroup yang menjelaskan telah menjual 9,8% sahamnya di HDFC India perkiraan transaksi mencapai US$1,9 miliar. Citi berpotensi meraih keuntungan setelah pajak hingga US$722 juta. Saham Newmont Mining akan melaporkan kinerjanya dengan perkiraan pendapatan mencapai US$103,6 miliar.

Jerman merilis pertumbuhan PDB kuartal keempat 2011 melemah 0,2%. Demikian juga dengan PDB Inggris mencapai 0,2%.

Komentar

Embed Widget
x