INILAH.COM, Jakarta - PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) mengalami peningkatan beban perseroan melebihi pendapatan pada tahun 2011. Akibatnya beban bunga dan beban keuangan naik 295%.
Demikian dikutip dari hasil riset E Trading Securities, kemarin. Peningkatan beban perseroan yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan pendapatan perseroan, mengakibatkan margin laba sebelum pajak perseroan menurun dari 50% pada 2010 menjadi 40% pada 2011.
Pendapatan meningkat sebesar 36%, sementara beban perseroan meningkat sebesar 62%. Rasio debt to equity perseroan juga meningkat dari 1x pada 2010 menjadi 2.82x pada 2012. Peningkatan utang tersebut dikarenakan perseroan baru melakukan penawaran umum obligasi pada pertengahan 2011.
Perseroan per 31 Desember 2011 meraih laba bersih Rp1,58 triiun aau naik Rp113 miliar dari posisi 31 Desember 2010 sebesar Rp1,46 triliun. Laba bersih per saham juga naik menjadi Rp1.583 per lembar dari sebelumnya, Rp1.468 per lembar.
Peningkatan ini didukung dengan naiknya pembiayaan kendaraan konsumen dari Rp2,1 triliun menjadi Rp3 triliun. Sementara total pendapatan perseroan hingga Desember 2011 mencapai Rp5,3 triliun, naik 36,07% dari periode yang sama tahun lalu Rp3,8 triliun.