INILAH.COM, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) membeli gas dari PT Indogas Kriya Dwiguna (IKD) sebesar 20 BBTUD untuk masa 2 tahun mendatang.
Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dilaksanakan oleh Direktur Keuangan PGN, M. Riza Mochtar Pahlevi dan Ivanna Laksmini Devi, Direktur IKD di Jakarta, Jumat (17/2). Pasokan ini berasal dari Lapangan Terang Sirasun Batur yang dioperasikan oleh Kangean Energy.
Gas tersebut akan dialirkan melalui jaringan pipa gas East Java Gas Pipeline dimana titik penyerahan gas pada metering/receiving station (M/RS) – Waru, Jawa Timur.
“Kami berharap dengan kesepakatan ini PGN tetap dapat memenuhi kebutuhan konsumen industri di wilayah Jawa Timur, wilayah Jawa Timur sangat membutuhkannya untuk kelangsungan hidup industri dan multiplier effectnya bagi dunia usaha Jatim dan nasional,” ujar Heri Yusup, Sekretaris Perusahaan PGN.
PGN berharap kendala turunnya pasokan gas bumi karena masalah teknis yang dihadapi oleh salah satu produsen terbesar di Jawa Timur, dapat segera diatasi sehingga krisis pasokan gas di Jawa Timur dapat segera terpecahkan. “Kami tetap menghimbau kepada kalangan industri, walaupun sudah ada penambahan pasokan ini, namun ketentuan untuk tidak melebihi pemakaian gas bumi sesuai kontrak dapat ditaati bersama. Untuk kepentingan bersama kami berharap mereka dapat tetap berproduksi walaupun dengan keterbatasan yang ada,” tambah Heri.
Penandatanganan ini adalah salah satu upaya terbaik yang dapat PGN lakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan energi industri dan konsumen gas bumi di Jawa Timur di awal 2012 ini. Namun, PGN masih akan terus berupaya untuk mencari pasokan-pasokan baru untuk memperkuat dan memenuhi kebutuhan gas bumi baik di Jawa Timur khususnya dan wilayah lainnya. [hid]