Kamis, 17 Mei 2012 | 06:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
INCO Targetkan Capex US$150 Juta di 2012
Headline
inilah.com
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Jumat, 17 Februari 2012 | 11:32 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menganggarkan belanja modal sebesar US$150 juta pada 2012.

Hal itu disampaikan Direktur Keuangan PT Vale Indonesia Tbk Fabio Bechra, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat (17/2/2012). "Belanja modal yang dianggarkan sebesar US$150 juta pada 2012. Dana belanja modal untuk proyek yang sedang kami kerjakan seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara," ujar Fabio.

Lebih lanjut ia menuturkan, dana belanja modal tersebut berasal dari kas internal. Sebelumnya Perseroan mencatatkan kas sebesar US$404,12 juta pada 2010 dan menjadi US$399,15 juta pada 2011.

Perseroan menargetkan produksi sebesar 72 ribu kilo ton pada 2012 atau naik dari periode sama sebelumnya 66.900 kilo ton. Harga realisasi penjualan rata-rata diperkirakan sebesar US$21 ribu pada 2012 dibandingkan tahun sebelumnya sekitar US$18 ribu.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 23,7% dari US$437 juta pada 2010 menjadi US$333 juta pada 2011. Penurunan laba bersih juga diikuti penurunan penjualan sebesar 2,58% dari US$1.276 juta pada 2010 menjadi US$1.243 juta pada 2011. Penjualan perseroan mengalami penurunan karena dipengaruhi penurunan volume produksi dan penjualan pada 2011. [cms]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.