INILAH.COM, Jakarta – PT Elnusa Tbk (ELSA) berhasil menekan bunga pinjaman dengan potensi efisiensi sebesar US$6,7 juta untuk 5 tahun ke depan.
Untuk indikasi tingkat bunga saat ini, semula interest rate yang dibayarkan Perseroan rata-rata adalah 6,7% pertahun, sekarang turun menjadi 4,9% pertahun. Keberhasilan ini merupakan hasil dari corporate action yang telah dilakukan Perseroan, di antaranya karena Fixed Rate Notes (FRN) dengan tingkat suku bunga sebesar 9% termasuk bagian yang direfinancing, dengan tingkat suku bunga rata-rata sebagaimana tersebut di atas.
Refinancing tersebut diperoleh dari sindikasi baru yang dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk, dengan anggota sindikasi Bank BCA, Indonesia EximBank, Chinatrust Bank, Mizuho Bank, dan Bank of China.
Perseroan menyadari bahwa turbulensi perekonomian Eropa dan pasar modal global saat ini adalah hal yang sulit dihindari oleh hampir semua pelaku pasar. "Terlebih lagi, performance Perseroan yang saat ini sedang dalam tahap recovery yang memerlukan langkah strategis dan tepat untuk perbaikan ke depan,” ujar VP Corporate Secretary, Heru Samodra dalam keterbukaannya ke BEI, Jumat (17/2/2012).
Heru menambahkan, sejalan dengan perkembangan dan prospek industri, Perseroan akan berusaha untuk lebih fokus terhadap pengembangan Oilfield Services yang memiliki potensi pendapatan signifikan, di samping juga melakukan efisiensi biaya-biaya, termasuk mengoptimalisasi cost of financing Perseroan.