INILAH.COM, Jakarta - Krisis global membuat volatilitas di pasar
keuangan makin tinggi.
"Pasar sudah berubah tidak sepeti dahulu lagi. Kita harus sesuaikan
dengan cara trading di pasar keuangan. Volatilitas di pasar keuangan
sekarang lebih besar sehingga harus mengelola keuangan kita dengan
baik," tutur CEO guppytrader.com Pty. Ltd, Daryl Guppy, Sabtu (11/2/2012).
Guppy melanjutkan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan para
trader agar tidak mengalami kerugian. Langkah pertama adalah mencari
peluang di pasar dan menganalisa dahulu, lalu bisa diketahui
peluangnya sepeti apa.
"Kedua, kita perhatikan volatilitas. Setiap produk voaltilitasnya
beda. Harus kita pelajari karena kita tidak tahu lost atau tidak,"
terangnya.
Guppy mencontohkan, jika membeli aset sebesar 100 ribu dan turun ke 80
ribu dilihat apakah volatilitasnya normal atau tidak. "Kalau normal ya
tidak masalah. kalau seblaiknya kita arus exit karena volatilitasnya
besar," tuturnya.
Setelah menentukan posisi lalu masuk, imbuh Guppy, ada tiga cara yang
dapat dilakukan. "Pertama, hope, kedua confidence dan ketiga
kepastian. Dari situ kita bisa tentukan harga trend. Sehingga kita
bisa keluar dan tidak alami kerugian," jelasnya.
Cara terakhir adalah melakukan trading berdasarkan pola harga yang
menghasilkan probabilitas sangat tinggi. "Probablilitasnya bisa 70%,"
tutupnya. [mel]