INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,17% menjadi 3.972,2 pada perdagangan Jumat (10/2/2012).
Mengawali perdagangan akhir pekan ini, IHSG melemah ke 3.972,097 atau turun 6,891 poin (0,17%) dan Indeks LQ45 turun 0,25% ke 692,72. Sektor aneka industri memimpin pelemahan dengan turun 0,99%, diikuti sektor manufaktur yang turun 0,37% dan sektor konsumer yang turun 0,29%.
Sebanyak 51 saham naik, 80 saham stagnan, dan 59 saham turun. Nilai transaksi yang tercatat baru mencapai Rp249,955 miliar, dengan volume perdagangan 197,57 miliar lembar saham. Investor asing masih melanjutkan penjualan saham dengan net foreign sell tercatat Rp23,59 miliar.
Saham-saham yang menglami penguatan (top gainers) antara lain, saham Petrosea Energy (PTRO) naik Rp700 ke Rp38.500, saham Semen Gresik (SMGR) naik Rp100 ke Rp11.500, saham Bank Mandiri (BMRI) naik Rp50 ke Rp6.350, saham Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp150 ke Rp21.100, saham United Tractors (UNTR) naik Rp100 ke Rp29.150.
Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan (top losers) diantaranya, saham Astra International (ASII) turun Rp900 ke Rp72.050, saham Gudang Garam (GGRM) turun Rp700 ke Rp56.000, saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp150 ke Rp6.800, saham Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp100 ke Rp5.050, saham Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp100 ke Rp22.600.
IHSG rupanya tidak terpengaruh dengan kondisi global. Wall Street berakhir menguat pada perdagangan Kamis (9/2/2012) waktu setempat. Hal itu didorong Yunani yang telah mencapai kesepakatan untuk mengamankan dana talangan. Indeks Dow Jones naik 6,51 poin atau 0,05% ke level 12.890,46. Indeks S&P 500 naik 1,99 poin atau 0,15% ke level 1.351,95. Indeks Nasdaq naik 11,37 poin atau 0,39% ke level 2.927,23.