Kamis, 17 Mei 2012 | 05:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Banyak Katalis Pelemahan Rupiah
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal - Jumat, 10 Februari 2012 | 06:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (10/2) diprediksi melemah. BI Rate, Yunani, Bank of England dan European Central Bank jadi katalisnya.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, potensi pelemahan rupiah hari ini salah satunya masih dipicu oleh dampak dari Bank Indonesia yang menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin (0,25%) ke level 5,75% kemarin.

Menurutnya, BI Rate diturunkan karena BI preventif seiring tidak pastinya kondisi eksternal seiring krisis Eropa. "Karena itu, rupiah cenderung melemah tipis dalam kisaran 8.910-8.980 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM.

Selain itu, penurunan BI rate juga sebagai antisipasi atas peluang perlambatan ekonomi terutama setelah data ekspor Indonesia awal bulan lalu sedikit melambat. "Di sisi lain, penyaluran kredit yang diprediksi naik juga melambat," ujarnya.

Tapi, kata Fimarn, pergerakan rupiah akan terbatas. Sebab, bagaimanapun pasar akan fokus pada Yunani. "Investor domestik masih menunggu kepastian bailout Yunani," imbuhnya.

Menurutnya, Yunani harus melakukan negosiasi ulang dengan pimpinan partai politiknya sehingga mencapai target pemangkasan anggaran hingga 3,3 miliar euro.

Di sisi lain, semalam ada pertemuan para menteri keuangan zona euro yang akan dicerna pasar. "Selain itu, ada pertemuan Bank of England (BoE) dan European Central Bank (ECB). Dua bank sentral ini sudah diperkirakan menegaskan komitmen moneter longgar sehingga memicu penguatan dolar AS," timpalnya.

Pagi ini juga akan dirilis data neraca perdagangan China yang diprediksi melambat sehingga turut menggerogoti sentimen pada akhir pekan. "Terutama, jika semalam Yunani tidak berhasil dalam negosiasinya," imbuhnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (9/2) ditutup melemah 70 (0,78%) ke level 8.940-8.950 per dolar AS.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.