Kamis, 17 Mei 2012 | 05:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BSDE Bidik Penjualan Avani Rp800-900 M
Headline
PT Bumi Serpong Damai Tbk - bumiresource.com
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Kamis, 9 Februari 2012 | 17:42 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) akan meluncurkan kluster baru bernama Avani dengan target penjualan Rp800-900 miliar.

"Kami akan meluncurkan kluster baru Avani pada akhir Februari 2012. Luas lahannya 54 hektare, kami harapkan lahan tersebut dapat ter-develop (dikembangkan) sehingga dapat meraih marketing sales Rp800-900 miliar," ujar Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Hermawan Wijaya, di Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Lebih lanjut ia menuturkan, kluster tersebut untuk kalangan menengah dan menengah bawah. Untuk harga tiap rumahnya berkisar antara Rp800 juta-Rp3 miliar. Rencananya, perseroan akan meluncurkan 20 kluster pada tahun ini, dengan 10 kluster terletak di kawasan Bumi Serpong dan luar BSDE. Target penjualannya mencapai Rp4,2 triliun untuk tahun ini.

Di sisi lain, perseroan akan menganggarkan belanja modal sebesar Rp2 triliun pada 2012. Dana belanja modal ini berasal dari kas internal. Menurut Hermawan, kas perseroan mencapai Rp3,5-Rp3,6 triliun per Desember 2011. "Dana belanja modal untuk pembangunan kluster dan termasuk akuisisi lahan di Bumi Serpong, Surabaya. Setiap tahun kami merencanakan akuisisi lahan 200 hektare per tahun," kata Hermawan. [mre]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.