INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengantongi pinjaman senilai US$600 juta dari China Development Bank Corporation dan Bank of China Limited cabang Jakarta.
Rencananya, dana ini akan digunakan untuk melunasi utang jangka pendek perseroan. Hal tersebut diungkapkan Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (9/2).
"Dana yang diperoleh perseroan ini akan digunakan untuk pembiayaan kembali pinjaman jangka pendek," ungkapnya. Pinjaman tersebut berjangka waktu 4 tahun dengan bunga sebesar 6,7%+LIBOR per tahun.
Pinjaman jangka pendek yang didapat dari Bank of America Merill Lynch, Barclays dan JP Morgan ini disepakati dalam perjanjian yang telah ditandatangani dengan kreditur asal China pada 6 Februari 2012.