Kamis, 17 Mei 2012 | 05:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bank Mutiara Kaji Emisi Obligasi Rp500 M-1 T
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Sandiyu Nuryono
pasarmodal - Rabu, 8 Februari 2012 | 17:08 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) tengah mengkaji penerbitan obligasi subordinasi (subdebt) sebesar Rp500 miliar-1 triliun.

Demikian disampaikan Direktur Utama Bank Mutiara Maryono di Jakarta,
Rabu (8/2). "Kita sedang mengkaji untuk menerbitkan subdebt dari
private placement tahun ini," jelasnya.

Maryono mengatakan, dengan menerbitkan subdebt tersebut maka rasio
kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perusahaan akan naik
menjadi 14%.

Per Desember 2011, CAR Bank Mutiara tercatat sebesar 12%, penyaluran kredit mencapai Rp9,4 triliun atau meningkat 49,2% dibanding 2010. Atau dalam tempo 3 tahun setelah diambil alih Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meningkat 97%.

Dana pihak ketiga (DPK) per Desember 2011 tercatat Rp11,2 triliun
meningkat 26% dibanding 2010. Bila dibandingkan 3 tahun terakhir, DPK
meningkat 119%. Sementara aset meningkat 22% dari 2010 menjadi Rp13,1 triliun, yang dalam 3 tahun terakhir naik 135%.

Sedangkan laba/rugi per Desember 2011 naik 33,4% dari 2010 menjadi
Rp291 miliar. "Pertumbuhan ini kalau dibandingkan industri perbankan
kita jauh di atas pertumbuhan industri," tuturnya.

Sementara jumlah kredit belum tersalurkan (Non Performing Loan/NPL) per Desember 2011 sebesar 3,9% atau turun dari posisi 2010 sebesar 10,4%. Pada Januari 2012 ini NPL turun lagi menjadi 3,6%. [mre]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.