Kamis, 17 Mei 2012 | 04:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hari Ini, ERTX Bisa Diperdagangkan Lagi
Headline
inilah.com/Ardhy fernando
Oleh: Agustina Melani
pasarmodal - Rabu, 8 Februari 2012 | 10:13 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencabut penghentian sementara (suspensi) saham PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) pada perdagangan Rabu (8/2).

Hal itu disampaikan Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dan Kadiv.Perdagangan Saham BEI Andre Toelle dalam keterbukaan informasi BEI, hari ini. Pencabutan suspensi saham ERTX dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan.

Sebelumnya, BEI melakukan suspensi saham ERTX pada perdaganan Selasa (7/2) sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan yaitu sebesar Rp250 (125%), yaitu dari harga penutupan Rp200 pada 29 Desemeber 2011 menjadi Rp450 pada 6 Februari 2012.

BEI melakukan suspensi saham ERTX ini dalam rangka cooling down. Suspensi saham ERTX dilakukan di Pasar Reguler dan Padar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham ERTX. [mre]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.