Kamis, 17 Mei 2012 | 04:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham Potensi Rebound Masih Menarik
Headline
inilah.com
Oleh: Th. Asteria
pasarmodal - Rabu, 8 Februari 2012 | 05:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia pada Rabu (8/2) diperkirakan akan melanjutkan penurunan. Namun, saham yang sudah mengalami tekanan jual, memiliki potensi menarik.

Supriyadi, analis pasar modal dari OSO Sekuritas mengatakan, untuk jangka pendek ini, IHSG masih berada ada dalam trend bearish,”IHSG perlu menguji level 3.908 untuk merubah pola deadcross stockhastic,”katanya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, secara teknikal dengan tekanan yang terus menerus dialami saham-saham sektor perbankan, IHSG sebenarnya sudah tidak bisa dikatakan masih berada di area jenuh jual (overbought).

“Namun pola stockhastic masih membentuk deadcross, sehingga belum ada sinyal kuat adanya peluang rebound teknikal untuk IHSG,” paparnya.

Supriyadi pun melihat tekanan di saham perbankan sudah mulai berkurang, karena dua big cap bank, yakni Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebenarnya tidak terlalu serius mengalami kontraksi NIM, dan BBRI dipastikan aman.

Hanya tekanan di saham BMRI karena faktor eksposur ke obligasi syariah BLTA yang akan menghambat rebound sektor perbankan. “Namun eksposur ke obligasi BLTA ini juga masih harus dilihat pengaruhnya ke NPL Bank Mandiri.”

Di tengah situasi ini, Supriyadi merekomendasikan trading buy untuk saham BMRI. Pasalnya, di tengah kekhawatiran kenaikan NPL karena obligasi BLTA, justru sekuritas asing banyak melakukan akumulasi, sehingga emiten ini berpeluang rebound teknikal.

Saham lain yang disarankan adalah BW Plantation (BWPT),”Emiten ini ada potensi upside, seiring dengan mulai naiknya harga komoditas dan harga CPO mulai bergerak,”ujarnya.

Pada perdagangan Selasa (7/2) kemarin, IHSG ditutup melemah 19,34 poin atau 0,4% ke 3.955,45 dan indeks saham unggulan LQ45

Perdagangan diwarnai dengan 126 saham melemah, 104 saham menguat dan 112 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp603,4 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp2,6 triliun dan pembelian asing sebesar Rp2 triliun.[nat]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.