Kamis, 17 Mei 2012 | 04:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham ASRI Jadi 'Top Foreign Buy' Selasa (7/2)
Headline
Foto : Ist
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Selasa, 7 Februari 2012 | 19:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tercatat sebagai top foreign buy pada perdagangan hari ini mencapai 47,7 juta saham dari volume perdagangan 145,5 juta saham dengan total transaksi Rp79,6 miliar.

Demikian dikutip dari data BEI, Selasa (7/2/2012). IHSG ditutup melemah 19,34 poin atau o,4% ke 3.955,45. Volume perdagangan 5,2 miliar saham senilai Rp5,2 triliun. IHSG mengalami net foreign sell hingga Rp603,4 miliar.

Urutan kedua saham ADRO dengan penjualan asing mencapai 28,6 juta saham dari volume perdagangan 76,3 juta saham. Urutan ketiga saham SIMP mencapai 13,3 juta saham dari volume perdagangan 38,9 juta saham. Urutan keempat saham LSIP mencapai 12,9 juta saham dari volume perdagangan 33,6 juta saham.

Urutan kelima saham BSDE mencapai 10,7 juta saham dari volume perdagangan 53,4 juta saham. Urutan keenam saham BUMI mencapai 9,5 juta saham dari volume perdagangan 100,5 juta saham. Urutan ketujuh saham APLN mencapai 4,9 juta saham dari volume perdagangan 25,1 juta saham.

Urutan kedelapan saham SSIA mencapai 4,8 juta saham dari volume perdagangan 21,4 juta saham. Urutan kesembilan saham SMCB mencapai 3,9 juta saham dari volume perdagangan 4,5 juta saham. Urutan kesepuluh saham BMTR mencapai 3,6 ribu saham dari volume perdagangan 13,1 juta saham.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.