Kamis, 17 Mei 2012 | 04:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wall Street Berpotensi Negatif
Headline
stocxchangenet.com
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Senin, 6 Februari 2012 | 20:47 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street berpotensi melemah pada perdagangan Senin (6/2) dengan kekhawatiran Yunani akan mengalami gagal bayar.

Indeks Dow pada Jumat kemarin telah mencoba menguat dengan data ketenagakerjaan. Walaupun masih diragukan akan dapat melanjutkan penguatan untuk ke depan.

Hari ini, pasar akan mencermati saham General Motors yang akan meningkatkan margin laba hingga 10% untuk beberapa tahun ke depan. Facebook akan mulai menambilkan iklan kepada pengguna melalui perangkat mobile. Hal ini akan menjadi sumber pendapatan baru setelah IPO. Selain itu ada Glencore yang membayar premi 8% untuk mendukung merger dengan Xstrata.

Bursa saham Asia bergerak mixed seperti indeks Hang Seng turun 0,1%, indeks Nikkei naik 1,1%, indeks Shanghai naik 0,03%, indeks ASX naik 1,05%. Demikian juga dengan bursa Eropa seperti indeks FTSE turun 0,2%, indeks DAX turun 0,2% dan indeks CAC turun 0,8%.

Untuk bursa saham Wall Street pada Jumat (3/2) berakhir positif didorong dari pasar tenaga kerja yang mengalami pemulihan. Indeks Dow Jones naik 156,82 poin atau 1,23% ke level 12.862,23. Indeks S&P 500 naik 19,36 poin atau 1,46% ke level 1.344,90. Indeks Nasdaq naik 45,98 poin atau 1,61% ke level 2.905,66.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.