INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street berpotensi melemah pada perdagangan Senin (6/2) dengan kekhawatiran Yunani akan mengalami gagal bayar.
Indeks Dow pada Jumat kemarin telah mencoba menguat dengan data ketenagakerjaan. Walaupun masih diragukan akan dapat melanjutkan penguatan untuk ke depan.
Hari ini, pasar akan mencermati saham General Motors yang akan meningkatkan margin laba hingga 10% untuk beberapa tahun ke depan. Facebook akan mulai menambilkan iklan kepada pengguna melalui perangkat mobile. Hal ini akan menjadi sumber pendapatan baru setelah IPO. Selain itu ada Glencore yang membayar premi 8% untuk mendukung merger dengan Xstrata.
Bursa saham Asia bergerak mixed seperti indeks Hang Seng turun 0,1%, indeks Nikkei naik 1,1%, indeks Shanghai naik 0,03%, indeks ASX naik 1,05%. Demikian juga dengan bursa Eropa seperti indeks FTSE turun 0,2%, indeks DAX turun 0,2% dan indeks CAC turun 0,8%.
Untuk bursa saham Wall Street pada Jumat (3/2) berakhir positif didorong dari pasar tenaga kerja yang mengalami pemulihan. Indeks Dow Jones naik 156,82 poin atau 1,23% ke level 12.862,23. Indeks S&P 500 naik 19,36 poin atau 1,46% ke level 1.344,90. Indeks Nasdaq naik 45,98 poin atau 1,61% ke level 2.905,66.