Kamis, 17 Mei 2012 | 04:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
ASRI Jadi 'Top Foreign Buy' Senin (6/2)
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Senin, 6 Februari 2012 | 19:38 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) tercatat sebagai top foreign buy pada perdagangan hari ini mencapai 41 juta saham dari volume perdagangan 107,2 juta saham dengan total transaksi Rp57,06 miliar.

Demikian dikutip dari data BEI, Senin (6/2/2012). IHSG ditutup melemah 41,16 poin atau 1,02% ke 3.974,79. Volume perdagangan mencapai 4,5 miliar saham senilai Rp6,2 triliun. IHSG mengalami net foriegn sell hingga Rp474,3 miliar.

Urutan kedua saham ADRO dengan penjualan asing mencapai 30,9 juta saham dari volume perdagangan 51,6 juta saham. Urutan ketiga saham BHIT mencapai 26,4 juta saham dari volume perdagangan 128,04 juta saham. Urutan keempat saham BSDE mencapai 26,2 juta saham dari volume perdagangan 20,9 juta saham.

Urutan kelima saham SIMP mencapai 20,2 juta saham dari volume perdagangan 33,3 juta saham. Urutan keenam saham LPKR mencapai 16,2 juta saham dari volume perdagangan 107,2 juta saham. Urutan ketujuh saham GIAA mencapai 12,4 juta saham dari volume perdagangan 41,05 juta saham.

Urutan kedelapan saham LSIP mencapai 11,9 juta saham dari volume perdagangan 37,3 juta saham. Urutan kesembilan saham ENRG mencapai 11,8 juta saham dari volume perdagangan 243,5 juta saham. Urutan kesepuluh saham MNCN mencapai 10,1 ribu saham dari volume perdagangan 41,2 juta saham.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.