INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia hingga nanti sore diperkirakan akan menguat terbatas. Beberapa saham dengan fundamental positif bisa menjadi pilihan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (3/2) sesi siang ditutup naik tipis 3,450 poin (0,09%) ke level 4.020,352. Demikian juga indeks saham unggulan LQ 45 yang juga menguat 1,257 poin (0,18%) ke level 704,325.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dengan volume transaksi mencapai 2,729 miliar lembar saham, senilai Rp 2,247 triliun dan frekuensi 77.228 kali. Sebanyak 94 saham naik, 87 saham turun dan 100 saham stagnan.
Sektor perkebunan memimpin penguatan, dengan naik 0,9%. Disusul sektor konsumer yang naik 0,4%, tambang 0,3%, serta sektor finansial, manufaktur dan aneka industri yang naik 0,1%. Sementara sektor properti, industri dasar dan infrastruktur masih membebani.
Asing mendukung penguatan bursa siang ini, dengan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) mencapai Rp132 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli sebesar Rp1,021 triliun dan transaksi jual sebesar Rp889 miliar.
Viviet S Putri, analis pasar modal dari BNI Securities mengatakan, IHSG akhir pekan ini sebenarnya masih bisa ditutup di area positif. Namun, kenaikannya cenderung terbatas, mengingat kondisi bursa regional yang melemah. “Adanya profit taking membuat saham-saham mengalami tekanan jual,”ujarnya kepada INILAH.COM.
Seperti diketahui, bursa AS ditutup relatif flat seiring antisipasi data unemployment rate yang akan dirilis besok. Sentimen positif dari data jobless claims yang turun lebih rendah dari ekspektasi masih belum mampu meyakinkan optimisme investor.
Sedangkan bursa regional terkoreksi seiring minimnya sentimen positif baru di bursa global dan menantikan hasil negosiasi utang Yunani. “Hal ini akan menyebabkan beberapa saham yang sudah jenuh beli, terkoreksi,”paparnya.
Di tengah situasi ini, ada beberapa saham yang masih direkomendasikan Viviet, terkait fundamental yang kokoh dan potensi laporan keuangan yang positif. Kondisi ini akan membawa harga saham melonjak.
Pilihan saham untuk trading buy adalah Bumi Serpon Damai (BSDE). Sementara bagi investor yang ingin melakukan pembelian, bisa melirik saham Media Nusantara Citra (MNCN), Intraco Penta (INTA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).”Rekomendasi beli untuk ketiga emiten ini,” tutupnya. [ast]