Kamis, 21 Agustus 2014 | 13:16 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Perdagangan Saham Sony Rusak Sistem Bursa Jepang
Headline
embargozone.com
Oleh: Charles MS
pasarmodal - Kamis, 2 Februari 2012 | 10:39 WIB

INILAH.COM, Tokyo - Kesalahan sistem Bursa Jepang salah satunya dipicu aksi investor terhadap pengumuman Sony kemarin yang mengganti CEO Howard Stringer setelah jatuh di belakang Apple Inc.

Saham Sony naik 0,4 persen di Osaka, di mana volume saham mencapai 12.000 persen dari rata-rata tiga bulan, menurut data yang disusun oleh Bloomberg.

"Bursa Efek Osaka (Osaka Stock Exchange) yang mengumumkan pada bulan November rencana penggabungan dengan Tokyo, menggunakan sistem yang berbeda untuk TSE," ujar juru bicara Osaka, Masahiro Yada.

"Kami belum mengalami masalah sistem utama sejak tahun 2002," kata Yada. "Sistem trading ini adalah sistem infrastruktur yang paling penting untuk bursa, sehingga kami mungkin perlu untuk meninjau sistem kami dengan hati-hati sebelum merger dengan TSE."

Sapporo Stock Exchange menangguhkan perdagangan saham karena semua sistem bermasalah , menurut sebuah pernyataan pada situs Bursa. Hzumi dari TSE mengatakan perdagangan dihentikan di pesaingnya sebab server mereka yang terkait dengan bagian dari sistem Tokyo mengalami masalah. Bursa di Nagoya, Fukuoka dan Osaka tidak sahre ke jaringan.

"Chi-X Jepang juga tidak dapat melakukan perdagangan," tukas jurubicara Chi-X, Beth Haines saat dikonfirmasi. Dia menolak berkomentar lebih lanjut. "saham-saham dihentikan sepenuhnya di pasar, jadi kami juga dihentikan," kata CEO SBI Japannext Hiroshi Sensaki lewat email.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.