INILAH.COM, Jakarta – Jika situasi eksternal mendukung IHSG diprediksi menguat dan jika itu yang terjadi, saham BBRI, GGRM, INDY dan PTBA punya peluang menguat cukup besar. Cermati saja!
Kepala Riset Henan Putihrai Securities Felix Sindhunata mengatakan, penguatan indeks saham domestik saat ini cukup solid. Apalagi, dengan data inflasi Januari 2012 yang sesuai prediksi di level 0,76%. Sekrang tinggal faktor eksternal.
Saat ini, menurut Felix, pasar mencemaskan soal negosiasi utang Yunan dan Portugal yang berepeluang bernasib sama dengan Yunani. Tapi, secara umum market berpeluang positif. “Tapi, jika Dow Jones anjlok hingga 2%, rekomendasi itu tak berlaku. Jika eksternal positif, saham-saham tersebut layak beli. Jika eksternal negatif, udah bubar semua,” katanya kepada INILAH.COM.
Pada perdagangan Rabu (1 /2 ), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG
) ditutup menguat 23,28 poin (0,59%) ke level 3.964,976 dengan intraday tertinggi 3.965,323 dan terendah 3.936,809. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45
yang naik 2,86 poin (0,41%) ke level 695.019.Berikut ini wawancara lengkapnya:
IHSG terus melaju ke level 3.964,97. Bagaimana Anda memperkirakan arah market Kamis (2/2) ini?
Jika indeks eksternal positif, laju indeks domestik pun berpeluang menguat.
Level support dan resistance-nya?
IHSG memiliki support 3.920 dan resistance 4.000.
Dari sisi fundamental, faktor apa yang bisa mendorong indeks ke level 4.000?
Saya melihat laju IHSG saat ini cukup kuat. Apalagi, jika melihat data inflasi Januari 2012 yang menunjukkan angka tidak terlalu buruk. Kalaupun lebih tinggi dari bulan Desember 2011 di level 0,57% ke level 0,76% pada Januari 2012, angka ini sesuai dengan prediksi. Karena itu, dari sisi inflasi sebenarnya, tidak terlalu masalah.
Bagaimana dengan faktor eksternal?
Sekarang tinggal melihat bagimana tren pergerakan bursa global baik di AS maupun Eropa. Dari eksternal, pasar masih akan terpengaruh oleh negosiasi restrukturisasi utang Yunani dengan pihak kreditor swasta.
Bahkan, bukan hanya masalah Yunani, orang saat ini juga sudah mengkhawatirkan Portugal yang ditandai dengan terus merangkak naiknya yield obligasi. Pasar melihat, Portugal juga berpeluang punya problem utang yang sama seperti Yunani.
Apakah faktor Yunani dan Portugal akan jadi tekanan serius bagi indeks Kamis ini?
Meski Yunani dan Portugal dicemaskan pasar, saya melihat secara umum, sentimen market positif. Kemarin sore, bursa Eropa rata-rata mengalami penguatan 1%. Karena itu, penguatan indeks regional hari ini juga terbuka lebar. Jika bursa AS menguat hingga di atas 1%, pasar akan merespon positif sehingga IHSG bisa mencapai resistance 4.000-nya.
Saham-saham pilihan Anda?
Saya rekomendasikan positif saham perbankan, consumer good, dan pertambangan minyak dan batu bara. Saham-saham pilihan saya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Gudang Garam (GGRM), PT Indika Energy (INDY) dan PT Bukit Asam (PTBA).
Bagaimana strategi trading pada keempat saham tersebut?
Saya sarankan untuk mencermati keempat saham tersebut. Secara fundamental dan pergerakannya, saham-saham tersebut punya potensi yang baik. Jika IHSG menguat, saham tersebut berpotensi menguat cukup besar. Cermati saja saham tersebut.
Tapi, jika Dow Jones anjlok hingga 2%, rekomendasi itu tak berlaku. Jika eksternal positif, saham-saham tersebut layak beli. Jika eksternal negatif, udah bubar semua.