INILAH.COM, Jakarta - David Owen, Ketua Ekonom Eropa di Jefferies Internasional percaya AS akan menghadapi downgrade lain, tetapi dampaknya akan terbatas.
"Akankah rating AS akan didowngrade lagi? Kami berpikir begitu," katanya kepada CNBC kemarin. "Persepsi umum lami itu tidak memiliki dampak material. Ini bahkan bisa mengarah ke banyak uang yang mengalir ke AS."
Downgrade pertama yang terjadi Agustus 2011 lalu belum menyebabkan kenaikan biaya pinjaman dan penguatan dolar relatif terhadap mata uang lain beberapa bulan setelah downgrade akibat investor mencari investasi aman untuk menghindari krisis utang Eropa.
"Dolar AS adalah cadangan mata uang. Itu sanggup untuk mempertahankan semua kepercayaan investor internasional," tukas Owen.
Dia menunjukkan bahwa sebagian besar lembaga pemeringkat mengambil pandangan jangka pendek tentang kemana penilaian harus diberikan. "Dana pensiun dan biaya perawatan kesehatan, akan memberatkan keuangan publik untuk tahun yang akan datang," katanya.
"Lembaga pemeringkat mengeluarkan outlook untuk 2030, 2040 atau bahkan 2050, dan tidak ada negara yang memiliki rating 'AAA' lagi karena meningkatnya beban keuangan publik."