Senin, 20 Mei 2013 | 04:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
AS Akan Hadapi Downgrade Lagi?
Headline
mirror.co.uk
Oleh: Charles MS
pasarmodal - Rabu, 1 Februari 2012 | 09:24 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - David Owen, Ketua Ekonom Eropa di Jefferies Internasional percaya AS akan menghadapi downgrade lain, tetapi dampaknya akan terbatas.

"Akankah rating AS akan didowngrade lagi? Kami berpikir begitu," katanya kepada CNBC kemarin. "Persepsi umum lami itu tidak memiliki dampak material. Ini bahkan bisa mengarah ke banyak uang yang mengalir ke AS."

Downgrade pertama yang terjadi Agustus 2011 lalu belum menyebabkan kenaikan biaya pinjaman dan penguatan dolar relatif terhadap mata uang lain beberapa bulan setelah downgrade akibat investor mencari investasi aman untuk menghindari krisis utang Eropa.

"Dolar AS adalah cadangan mata uang. Itu sanggup untuk mempertahankan semua kepercayaan investor internasional," tukas Owen.

Dia menunjukkan bahwa sebagian besar lembaga pemeringkat mengambil pandangan jangka pendek tentang kemana penilaian harus diberikan. "Dana pensiun dan biaya perawatan kesehatan, akan memberatkan keuangan publik untuk tahun yang akan datang," katanya.

"Lembaga pemeringkat mengeluarkan outlook untuk 2030, 2040 atau bahkan 2050, dan tidak ada negara yang memiliki rating 'AAA' lagi karena meningkatnya beban keuangan publik."

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.