Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 05:31 WIB

Martin Luther King Day

Senin, Wall Street Libur

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 16 Januari 2012 | 18:08 WIB
Senin, Wall Street Libur
politico
facebook twitter

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street pada Senin (16/1) libur untuk memperingati hari Martin Luther King. Indeks akan aktif pada hari Selasa.

Namun pekan ketiga bulan Januari 2012 ini, pasar masih akan mengandalkan laporan laba emiten dengan dukungan ekspektasi ekonomi yang mulai membaik. Walaupun kondisi Eropa masih berpotensi menahan kenaikan indeks.

Untuk data ekonomi yang akan dirilis pekan depan seperti data manufaktur New York, inflasi bulan Desember. Wall Street melemah pada perdagangan Jumat (13/1) dengan kekhawatiran sebagian negara Uni Eropa akan mengalami downgrade dari lembaga rating S&P.

Indeks Dow Jones turun 0,3% ke 12.422, indeks Nasdaq turun 0,5% ke 2.710, indeks S&P turun 0,4% ke 1.289. Pelemahan Dow dipimpin saham Bank of America yang turun 2,6%, saham JPMorgan turun 2,5%. Sedangkan saham Chevron naik 1,07% memimpin kenaikan di bluechip.

Saham sektor perbankan diperkirakan masih akan menjadi fokus utama. Dengan kondisi Eropa maka akan memunculkan pertanyaan pada prospek sektor perbankan. Apalagi lembaga rating S&P telah menurunkan rating 9 negara Uni Eropa.

Lembaga ini melihat kebijakan mereka tidak dapat mengatasi tekanan sistemik dalam krisis utang Uni Eropa. Negara yang dipangkas adalah Italia, Spanyol, Portugal dan Siprus yang dipangkas dua peringkat. Sedangkan Prancis, Austria, Malta, Slowakia dan Slovenia dipangkas satu peringkat. Sementara Jerman merupakan satu-satunya negara yang dengan outlook stabil da rating triple-A.

Namun dengan meningkatnya data ekonomi AS telah mendorong bursa Wall Street berada di trend positif dengan prospek pertumbuhan yang membaik. "Kami akan melihat indeks lebih volatile pada pekan-pekan mendatang dengan berpaduan laporan laba dan kondisi Eropa," kata Christopher Sheldon, analis strategi investasi di BNY Mellon Wealth Management, yang dikutip dari yahoofinance.com.

Sebenarnya pasar ingin krisis Eropa segera diselesaikan. Tetapi dengan pasang-surut masalah yang terjadi, pasar akan mengandalkan laporan laba kuartal IV 2011.

Dengan keputusan S&P untuk melakukan downgrade di 9 Uni Eropa memunculkan ketidakpastian baru. Namun sentimen negatif ini akan mencoba dikurangi dengan sentimen laporan laba yang akan dilakukan pekan depan.

Beberapa perusahaan AS yang akan melaporkan kinerja kuartal IV 2011 adalah Bank of America, General Electric, Intel Corp, Goldman Sachs dan Microsoft.

Laporan dari JPMorgan Chase mengungkapkan perekonomian AS telah memperkuat kinerja perusahaan AS. Pada awal pekan lalu, Alcoa telah mengangkap indeks ke tren bullish dengan keuntungan di pasar aluminium.

Sektor perbankan akan menjadi fokus pada pekan depan dengan ketidakpastian Eropa. Pasar juga akan melihat kinerj GE yang memiliki eksposur global. Dengan demikian dapat untuk menggambarkan prospek ke depan.

Komentar

x