INILAH.COM, Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ATNM) memperkirakan produksi emas mencapai 1,2-1,3 ton dari Tambang Cibaliung untuk tahun 2012.
Hal itu disampaikan Direktur Keuangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Djaja Tambunan, usai acara pembukaan bursa saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (2/1)."Tahun kemarin dari Tambang Cibaliung sebesar 800 kilogram, dan tahun 2012 produksi emas mencapai 1,2-1,3 ton pada 2012," ujar Djaja.
Dan untuk total produksi emas perseroan diperkirakan mencapai 6,5 ton pada tahun ini, dengan harga rata-rata emas diperkirakan mencapai US$1.250 per troy ounce.
Di sisi lain, perseroan akan menghentikan sementara proyek feronikel di Pomala Sulawesi Tenggara pada awal tahun ini. Hal itu dilakukan untuk mengoptimalisasi proyek perseroan ke depan.
Tetapi manajemen Aneka Tambang belum mengetahui hingga kapan penghentian proyek tersebut dilakukan.""Pada kuartal pertama kita akan hentikan sementara proyek Feni Pomala, tetapi kita belum mengetahui hingga kapan dan pengaruh ke produksi feronikel," ujar Djaja.
Dan rencananya, perseroan akan mengeluarkan sisa obligasi lanjutan pada semester kedua 2012. Sabagai informasi, perseroan telah menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahun 2011 senilai Rp4 triliun pada akhir tahun 2011.
Sementara untuk belanja modal tahun ini, Aneka Tambang menganggarkan sebesar Rp5,8 triliun pada 2012. Dana belanja modal tersebut akan ditutupi dari kas, penerbitan obligasi dan pinjaman perbankan. [mre]