Find and Follow Us

Sabtu, 23 November 2019 | 03:22 WIB

Kurangi Investasi Infrastruktur

China Fokus Hadapi Resesi Global

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 18 Desember 2011 | 11:01 WIB
China Fokus Hadapi Resesi Global
shanghaiphotograph.com
facebook twitter

INILAH.COM, Beijing - Pemerintah China meningkatkan peran swasta dalam investasi sektor infrastruktur dan sektor keuangan pada tahun 2012.

Demikian pernyataan Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China. Kebijakan ini diambil karena pemerintah China akan lebih memfokuskan pada kebijakan untuk menghadapi perlambatan ekonomi global. Demikian mengutip cnbc.com.

Pihaknya mendukung investasi swasta di bidang kereta api, ulititas dan proyek-proyek keuangan. Pemerintah selama ini sangat mendominasi proyek tersebut.

Tugas menstabilkan harga konsumen akan menjadi lebih penting di tahun depan. Walaupun pemerintah China sudah mencanangkan untuk mengendalikan inflasi sejak awal tahun ini.

Pada tahun 2011, negara dengan ekonomi terbesar kedua ini mengalokasikan 600 miliar yuan. Tingginya investasi yang dikeluarkan China sudah dilakukan sejak 2008. Saat itu, pemerintah membantah krisis keuangan global telah mempengaruhi China. Investasi pun dilakukan secara besar-besaran walaupun akhirnya menumpuk utang hingga 2 triliun yuan atau senilai dengan US$313,8 miliar.

Pergeseran kebijakan pemerintah ini, untuk memungkinkan membantu sektor UKM. Sektor ini diyakini telah mengalami tekanan cukup parah bila terjadi krisis global.

Zhang Dejiang, salah satu wakil PM China mengisyaratkan pemerintah akan memberi insentif keuangan dan pajak bagi UKM. Sebab sektor UKM merupakan penggerak 60% ekonomi China dan 80% penduduk bertumpu pekerjaan pada sektor ini.

Kebijakan UKM dilakukan dengan mempermudah skema pinjaman. Pemerintah juga memberi kesempatan bagi swasta untuk mengembangkan sektor ini.

Komentar

Embed Widget
x