Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 13:43 WIB

Politisi Enggan Tanda Tangan Kesepakatan

Kucuran Dana Talangan Yunani Bisa Gagal

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Minggu, 20 November 2011 | 14:50 WIB
Kucuran Dana Talangan Yunani Bisa Gagal
topnews.in
facebook twitter

INILAH.COM, Athena - Kreditur Yunani gagal membujuk pemimpin partai konservatif utama untuk menandatangani perjanjian langkah-langkah penghematan anggaran terkait kesepatakan dana talangan ke Yunani.

Pimpinan Partai Demokrasi Baru, salah satu partai dalam koalisi persatuan nasional yang baru terbentuk untuk mencegah krisis, Antonis Samaras mengatakan bahwa tidak perlu jaminan tertulis karena apa yang dikatakannya bisa dipercaya.

Namun pemberi dana talangan internasional tetap bersikeras meminta jaminan tertulis dari Yunani terkait target fiskal selama dua tahun. Mereka khawatir para politisi akan berbelok dari komitmen syarat-syarat pengucuran dana talangan, terutama terkait pemilihan umum pada Februari nanti.

Perwakilan pemberi dana talangan internasional yang terdiri dari Komisi Uni Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB), dan Dana Moneter Internasional (IMF) atau dikenal dengan troika, membahas masalah tersebut dengan Samaras di Athena pada hari Sabtu (19/11).

"Mengenai diskusi kami dengan troika terutama pada jaminan tertulis, saya mengulangi kepada mereka posisi saya terhadap masalah ini," ungkap Samaras kepada wartawan setelah pembicaraan tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/11).

Ekonom lulusan Harvard ini melanjutkan, komitmen Demokrasi Baru terhadap persyaratan dana talangan sudah terbukti atas dukungan mereka terhadap pemerintahan Yunani yang baru di bawah pimpinan Lucas Papapdemos dan anggaran barunya.

Seperti diketahui, koalisi Papademos memenangkan pemilihan parlemen pada Rabu lalu dan mengajukan rancangan anggaran kepada parlemen di Jumat lalu.

Kerasnya pendirian Samaras ini akan berdampak pada tersendatnya pengucuran dana talangan ke Yunani senilai US$11 miliar yang dibutuhkan untuk pembayaran utang pada pertengahan Desember ini. Dan ini sangat berpotensi gagal bayar (default).

Yunani juga baru saja melakukan negosiasi dana talangan lanjutan sebesar 130 miliar euro sampai 2014 nanti. Analis politik Costas Panadopoulus menilai, dibutuhkan beberapa kompromi untuk mengakhiri kebuntuan yang terjadi. "Pasti akan ada cara untuk melewati masalah ini. Saya yakin akan ada solusi tanpa harus memaksa Samaras tanda tangan untuk memberikan komitmen tertulis. Dan solusi itu akan segera ditemukan," tuturnya.

Troika juga mengadakan pertemuan dengan Papandreou, mantan perdana menteri Yunani, pada hari yang sama. Namun dia ataupun partainya tidak memberikan pernyataan apapun atas pertemuan tersebut.

Pimpinan Partai LAOS George Karatzaferis, yang dijadwalkan bertemu perwakilan Uni Eropa dan pejabat IMF hari Minggu waktu setempat, mengisyaratkan akan menandatangani kesepakatan tertulis tersebut.

"Apakah kita perlu dana ini atau tidak? Kalau tidak, tidak perlu tanda tangan. Tapi kalau kita membutuhkannya dan tidak ada cara lain saat ini, maka kita harus melihatnya tanpa egoisme," tutur Karatzaferis, pimpinan salah satu partai pendukung koalisi Papademos.

Dalam dua tahun terakhir, masalah utang Yunani telah berubah melebar menjadi krisis Eropa yang mengancam posisi euro dan stabilitas perekonomian global.

Rancangan anggaran pemerintahan Yunani yang baru diharapkan akan mendapat persetujuan dalam beberapa pekan ke depan. Mereka berupaya meyakinkan para kreditur obligasi Yunani bahwa sekitar setengah dari utang yang ada akan dibayar dan akan mampu memotong defisit anggaran hingga sepertiganya.

Komentar

x