Find and Follow Us

Senin, 16 Desember 2019 | 17:54 WIB

Wall Street Melemah Tertekan Krisis Eropa Lagi

Oleh : Agustina Melani | Kamis, 17 November 2011 | 06:39 WIB
Wall Street Melemah Tertekan Krisis Eropa Lagi
journalwallstreet.com
facebook twitter

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Rabu (16/11). Dengan aksi jual karena ada peringatan mengenai potensi dampak krisis utang zona euro terhadap global dan sistem perbankan turut mempengaruhi bursa saham.

Kekhawatiran terhadap pertumbuhan membebani sektor-sektor sensitif seperti sektor saham keuangan dan material.Bursa saham mengalami pelemahan tajam setelah lembaga pemeringkat Fitch menyatakan, meskipun prospek pada industri perbankan Amerika Serikat stabil, dapat memburuk jika krisis utang zona euro tidak dapat diselesaikan dengan cepat.

Sebelumnya Moody's memotong peringkat pada berbagai bank sektor publik di Jerman.Kemungkinan lebih rendah dari dukungan eksternal jika diminta. Indeks saham sektor keuangan S&P 500 turun 2,5% dan indeks KBW pasar modal turun 3,6%.

Selain itu, Bank of Japan menyuarakan keprihatinan tentang kemungkinan pengaruh negatif pada pertumbuhan Jepang dari krisis utang Eropa sedangkan bank sentral Inggris menurunkan perkiraan pertumbuhannya.

Bursa saham Amerika Serikat merosot cukup tajam karena para pelaku pasar bereaksi terhadap imbal hasil obligasi luar negeri yang terus meningkat. Pemimpin zona euro akan mampu melaksanakan reformasi untuk mengurangi utang dan meningkatkan pertumbuhan menjadi perhatian pelaku pasar. Pasar saham Amerika Serikat menjadi semakin terkait dengan perputaran pasar kredit di Eropa.

Indeks Dow Jones turun 190,57 poin atau 1,58% ke level 11.905,59. Indeks S&P 500 turun 20,90 poin atau 1,66% ke level 1.236,91. Indeks Nasdaq turun 46,59 poin atau 1,73% ke level 2.639,61.

Adapun volume perdagangan saham sebesar 7,4 miliar saham yang diperdagangkan di bursa saham New York, NYSE Amex, dan Nasdaq di bawah rata-rata harian tahun ini dari sekitar 8 miliar saham.

Di antara saham merosot, saham Dell Inc turun 3,2% menjadi US$15,13. Saham Rambus Inc turun 60,6% menjadi US$7,11, setelah perusahaan kehilangan persidangan antitrust terhadap Micron Technology Inc dan Hynix Semiconductor Inc. Saham Micron naik 23,4% menjadi US$6,74.

Saham Abercombie and Fitch Co turun 13,6% menjadi US$48,10.

Komentar

Embed Widget
x