Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 18:41 WIB

Saham Komoditas Seret Bursa Asia Akhir Pekan

Oleh : Asteria | Jumat, 15 Juli 2011 | 17:16 WIB

Berita Terkait

Saham Komoditas Seret Bursa Asia Akhir Pekan
AFP

INILAH.COM, Sydney Saham komoditas Asia jatuh, menyeret indeks regional pada koreksi mingguan pertama dalam empat pekan, setelah Standard & Poor mengatakan akan memangkas peringkat kredit AS dan The Fed mengabaikan pembelian obligasi lebih lanjut.

Indeks MSCI Asia Pacific pada Jumat (15/70 turun 0,1% menjadi 135,58. Sekitar lima saham naik untuk setiap empat yang jatuh.

James Holt, direktur BlackRock Manajemen Investasi (Australia) Ltd. Sydney mengatakan, posisi default terjadi kalau kesepakatan batas utang gagal, tetapi pasar semakin gelisah tentang kemajuannya. "Anda juga memiliki kesepakatan atau default, dimana satu sangat positif sementara yang lainnya sangat negatif. "

S & P mengatakan, ada 50% kemungkinan menurunkan rating AAA AS dalam 90 hari, mengacu pada risiko kebuntuan atas kesepakatan jangka pendek untuk meningkatkan plafon utang AS. Moody `s Investors Service menempatkan peringkat kredit AS pada 13 Juli untuk downgrade. AS telah berada di peringkat atas sejak 1917.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,3%, dipimpin saham pengembang, setelah China mengatakan akan membatasi harga properti residensial di kota-kota kecil. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun 0,4%, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,4% dan indeks Kospi Korea Selatan naik 0,7%.

Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,1% hari ini. Di New York, indeks tergelincir 0,7% kemarin ke level terendah bulan ini, karena kebuntuan berlanjut di Washington pada negosiasi plafon utang AS.

Ketua The Fed Ben S. Bernanke, bersaksi untuk hari kedua sebelum pertemuan senat perbankan, mengatakan kepada anggota parlemen kemarin: ". Kami tidak siap saat ini untuk mengambil tindakan lebih lanjut" Sehari sebelumnya, ia mengatakan siap menyediakan lebih stimulus jika diperlukan.

Bahkan jika lembaga pemeringkat mewaspadai adanya downgrade, kementrian keuangan AS masih mendapat keuntungan mingguan. Dan tiga lelang pekan ini yang menarik penawaran lebih tinggi dari rata-rata, karena memburuknya krisis utang Eropa mendorong permintaan investor untuk aset aman.

BHP Billiton Ltd, perusahaan tambang terbesar dunia dan produsen minyak utama Australia, tenggelam 1,6% di Sydney. Woodside Petroleum Ltd , produsen migas terbesar kedua negara, kehilangan 2,2%. Jiangxi Copper Co, produsen logam terbesar China dari nilai pasar, turun 1,8% di Hong Kong. Mitsubishi Corp, pedagang komoditas terbesar Jepang, turun 0,5% di Tokyo dan Inpex Corp, perusahaan eksplorasi energi terbesar di Jepang, kehilangan 1,5%.

Minyak mentah untuk pengiriman Agustus turun 2,4% menjadi US$ 95,69 per barel di New York kemarin. London Metal Exchange, indeks harga enam logam termasuk tembaga dan aluminium turun1,8%.

Saham pengembang jatuh di Hong Kong setelah ringkasan pertemuan yang dipimpin Perdana Menteri Wen Jiabao menunjukkan China akan memperluas upaya untuk mengekang pertumbuhan harga perumahan di kota-kota kecil, setelah membatasi pembelian rumah di Beijing dan Shanghai.

Saham teknologi lainnya naik setelah Google Inc , pemilik mesin pencari internet terbesar dunia, melaporkan penjualan dan keuntungan di atas perkiraan analis.

MediaTek Inc, desainer chip terbesar Taiwan, naik 1,9%. Lenovo Group Ltd, produsen PC terbesar China, naik 1% di Hong Kong.

Sektor elektronik ritel Jepang naik, setelah kabar bahwa Jepang mungkin menghidupkan kembali program yang dirancang untuk mempromosikan penjualan peralatan hemat energi untuk membantu mengurangi penggunaan daya. Yamada Denki Co melonjak 2,4% dan Bic Camera Inc naik 3,1%.

China Overseas Land & Investment Ltd , tenggelam 4,9%, sementara China Resources Land Ltd turun 2,9% di Hong Kong.

Asustek Computer Inc melonjak 4,9% di Taipei setelah Nomura Holdings Inc menjadikannya salah satu perusahaan top picks di antara saham teknologi di Asia.

Juga di Tokyo, Hitachi Ltd, pembuat produk dari elektronik untuk reaktor nuklir, naik 1,9%, setelah perusahaan memenangkan negosiasi hak istimewa untuk bergabung dengan proyek pembangkit nuklir Lithuania.

Mitsubishi Chemical Holdings Corp, pembuat bahan kimia, naik 1,9%, setelah kabar bahwa perusahaan dapat membukukan laba yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. [mdr]

Komentar

x