Kamis, 2 Oktober 2014 | 23:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ups! Emiten Tolak Aturan Dividen
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
pasarmodal - Rabu, 1 Juli 2009 | 15:32 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) menolak draf baru terkait pembagian dividen dimasukkan dalam regulasi pasar modal.

Demikian disampaikan Ketua AEI Airlangga Hartarto, ketika ditemui di Jakarta, Rabu (1/7). "Kita beberapa waktu lalu baru saja mengirimkan surat ke manajemen bursa," ujarnya.

Lebih lanjut Airlangga menjelaskan, pembagian dividen merupakan hak dari setiap pemegang saham dan tidak seharusnya dimasukkan dalam aturan pasar modal.

Sebelumnya, dalam draf aturan pembagian dividen yang baru menyatakan bahwa dalam jangka waktu 3 tahun minimal sebuah perusahaan terbuka harus membagikan dividen bagi pemegang sahamnya. Namun apabila tidak bisa membagikan atas alasan ekspansi, hal itu masih bisa dimaklumi. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
budi
Sabtu, 4 Juli 2009 | 08:49 WIB
emiten ngak bagi dividen.....bubarkan aja bursa saham...itu mah sama aja judi...yang kaya mah direktur dan komisarisnya doang udah dapat gaji gede tambah bonus lagi....kita-kita gigit..perusahaan spt ini mah ke laut aja deh
Fian
Rabu, 1 Juli 2009 | 22:11 WIB
Memang benar bahwa pembagian dividen merupakan hak emiten. Dan sangat logis bila dividen tidak dibagikan untuk alasan ekspansi bisnis atau karena rugi. Namun di sisi lain, aturan pembagian dividen ini dapat meningkatkan likuiditas di pasar modal, terutama untuk saham2 tidur (atau yang sudah "hibernasi" atau "mati suri"). Kalau karena alasan ekspansi, seharusnya ada aturan lain yang mengatur tentang hal tersebut. Pembagian dividen dalam porsi kecil dapat menjadi solusi bagi kedua belah pihak. Setidaknya ada dividen yang dibagikan. Dan untuk pemberian dividen yang kecil untuk alasan ekspansi seharusnya juga ada paparan publik apa yang akan dilakukan dan bagaimana pertanggungjawabannya jika ternyata rencana ekspansi tersebut tinggal rencana saja. Menurut saya, dividen adalah senjata paling ampuh untuk meningkatkan likuiditas di bursa Indonesia. Semakin banyak emiten yang berbagi dividen, maka semakin ramai pula pasar kita )
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.