Rabu, 22 Oktober 2014 | 19:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ayo! Buruan Beli Saham WIKA
Headline
Foto/ Bayu Suta
Oleh: Wahid Ma'ruf
pasarmodal - Jumat, 26 Juni 2009 | 09:23 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) masih direkomendasikan beli dengan target harga Rp 400 dari harga sekarang Rp 330 per saham. WIKA diuntungkan dengan harga baja serta bahan material yang sedang rendah.

Hal itu dikatakan analis Bahana Securities, Andhika Suryadharma kemarin seperti dikutip harian ekonomi nasional. "Biaya proyek akan turun sekitar 0,5%," katanya.

Tahun ini WIKA memiliki beberapa proyek besar bahkan Juli nanti mulai menggarap prouek tol Surabaya-Mojokerto senilai Rp 1,4 triliun. proyek lain seperti pembangunan jalan di berbagai daerah senilai Rp 1 triliun, proyek dengan PLN senilai Rp 1,7 triliun serta proyek pembangunan depo pengisian bahan bakar pesawat udara Kuala Namu senilai US$ 43,2 juta. Total, WIKA sudah memegang proyek senilai RP 9,3 triliun pada tahun ini.

Namun harga WIKA sudah tergolong mahan ketimbang emiten konstruksi lain. Price earning ratio (PER) WIKA mencapai 11,4 kali, sementara rata-rata PER industri infrastruktur saat ini hanya 7,6 kali. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.