Kamis, 23 Oktober 2014 | 13:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Elnusa Perkuat Zona Transisi & Laut Dalam
Headline
inilah.com
Oleh: Charles MS
pasarmodal - Senin, 10 Januari 2011 | 18:19 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Sejalan dengan strategi usaha jangka panjang PT Elnusa (Perseroan) Tbk (ELSA) akan fokus pada jasa hulu migas terintegrasi.

Hal ini disampaikan Direktur Pengembangan Usaha PT Elnusa Tbk. M. Jauzi Arif dalam keterbukaannya, Senin (10/1). Untuk itu, Perseroan secara konsisten terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi untuk melakukan seluruh rangkaian kegiatan jasa hulu migas terintegrasi, dari mulai kegiatan geosciece services (jasa seismik), drilling services (jasa pemboran) dan oilfield services yang mencakup pasar domestik dan luar negeri. Pendapatan usaha dari segmen ini bertumbuh secara CAGR sebesar 28% setiap tahunnya dalam lima tahun terakhir dan terus menjadi kontributor utama pendapatan usaha Perseroan.

Pada akhir tahun 2010, segmen ini diproyeksikan menyumbang 60% (Rp2,40 triliun) terhadap total estimasi pendapatan konsolidasi Perseroan yang sebesar Rp 4,02 triliun.

Dari seluruh rangkaian jasa hulu migas terintegrasi, kegiatan survey seismic yang dilakukan oleh Divisi Geoscience Services merupakan penyumbang terbesar di segmen jasa hulu migas terintegrasi atau berkontribusi 60% (Rp1,35 triliun) terhadap pendapatan usaha dari segmen ini. Tingginya kontribusi Geoscience Services ditopang oleh tumbuhnya pandapatan seismik di zona transisi dan laut dalam (Transition Zone and Marine Seismic) secara signifikan yang diestimasikan mencapai lebih dari Rp900 miliar pada akhir tahun 2010. “Peningkatan pendapatan Perseroan dari seismik zona transisi dan laut dalam ini merupakan hasil dari strategi pengembangan bisnis Perseroan yang dilakukan secara intensif sejalan dengan pertumbuhan peluang migas di wilayah offshore serta seiring dengan semakin berkurangnya cadangan-cadangan migas di darat.

Wilayah-wilayah kerja yang ditawarkan pemerintah selama lelang tahun 2008-2010 lalu juga sebagian besar berlokasi di lepas pantai dan laut dalam.

Pada tahap awal, untuk pelaksanaan proyek seismik zona transisi, Perseroan telah melakukan kemitraan melalui pola joint operation dengan perusahaan seismik multinasional terkemuka dari Perancis yakni CGGVeritas yang memiliki kompetensi kuat dalam bidang tersebut. Konsekuensi dari pola joint operation ini adalah sisi porsi keuntungan yang dapat dicatat Perseroan tidak optimal, sehingga upaya penguatan kompetensi dengan menambah nilai investasi terus diupayakan Perseroan.

Karena itu, seiring dengan semakin matangnya kompetensi dan bertambahnya nilai investasi yang dilakukan Perseroan, maka saat ini Perseroan terus meningkatkan porsi dalam kemitraan tersebut sehingga kumulatif laba yang akan diperoleh Perseroan akan meningkat. “Untuk memperkuat kompetensi Perseroan khususnya di bidang seismik perairan, strategi pengembangan bisnis yang dilakukan diantaranya dengan menjalin kemitraan strategis untuk bisnis 3D Marine Seismic (laut dalam), mengembangkan portfolio bisnis di jasa hulu migas khususnya di perairan dan secara kontinyu memperkuat market share lokal yang nantinya juga akan memperluas geographic coverage ke pasar luar negeri,” lanjut M. Jauzi Arif.

Dengan mempertimbangkan keberhasilan pada proyek seismik zona transisi yang telah dilakukan lebih dahulu oleh Perseroan, maka selanjutnya Perseroan juga akan segera memperkuat kompetensi pada kegiatan seismik laut dalam. Untuk hal ini, Perseroan telah merencanakan investasi pada sebagian peralatan seismik laut dalam yang merupakan komponen penting bagi operasi seismik pada zona ini.

Pola investasi yang akan dilakukan adalah dengan kemitraan bersama perusahaan seismik multinasional yang saat ini sedang dijajaki. Pola kerjasamanya dapat berupa joint operation ataupun joint venture. Peralatan yang diinvestasikan Perseroan dan peralatan lainnya dari perusahaan mitra akan diset-up pada kapal seismic yang disewa secara long-term contract dari perusahaan nasional.

Diharapkan kapal yang sudah dilengkapi dengan peralatan seismik tersebut dapat mulai beroperasi di kuartal II 2011. Division Head of Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Heru Samodra, berharap dengan adanya penambahan investasi peralatan seismik laut dalam ini dapat meningkatkan pendapatan usaha konsolidasi Perseroan dari unit bisnis seismik zona transisi dan laut dalam di tahun 2011.

Unit bisnis ini diprediksikan akan memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp961 miliar di tahun 2011 atau menyumbang sekitar 27% dari total proyeksi pendapatan usaha kelompok jasa hulu migas Perseroan 2011 yang sebesar Rp3,6 triliun. Bisnis seismik zona transisi dan laut dalam tersebut telah tumbuh secara signifikan atau naik sebesar 112% setiap tahunnya dalam waktu 3 tahun terakhir ini (CAGR).

Selain hal di atas memang telah sesuai dengan strategi pengembangan usaha Perseroan ke depan untuk meningkatkan pangsa pasar di seismik laut dalam. Investasi peralatan seismik laut dalam pada kapal operasi tersebut sejalan dengan iklim industri dan regulasi yang mendukung, dalam hal ini menyangkut perihal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan azas cabotage. Seperti yang sedang hangat dibicarakan, 2 (dua) regulasi tersebut cukup meningkatkan gairah dan kesempatan perusahaan nasional untuk lebih berkontribusi dipasar domestik.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Perseroan telah menunjukkan implementasi pelaksanaan pekerjaan seismic di berbagai daerah transisi di Indonesia di antaranya di Gresik - Jawa Timur, Handil & Tunu - Kalimantan Timur, Seruway - Aceh, Bontang – Kalimantan Timur,serta Selat Sele, Teluk Bintuni & Kaimana - Papua.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.