Selasa, 29 Juli 2014 | 21:46 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Syarat Tambang 'Go Public'!
Headline
Erry Firmansyah
Oleh:
pasarmodal - Selasa, 19 Mei 2009 | 05:30 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Perusahaan pertambangan yang akan go public diharuskan mempunyai cadangan sumber daya mineral minimal dapat mencukupi produksi selama 7 tahun, jika tidak memenuhi syarat tersebut tidak dapat mengantongi izin go public (IPO).

Hal itu kata Direktur Utama BEI Erry Firmansyah di Jakarta Senin (18/5), akan diatur dalam dalam peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai pencatatan atau listing perusahaan tambang di bursa. Selain itu dalam draft peraturan BEI juga dimuat aturan mengenai penunjukan penilai independen.

"Dalam draf khusus peraturan pencatatan perusahaan pertambangan bertujuan memberikan acuan bagi investor untuk mempertimbangkan investasinya pada saham emiten di sektor tersebut. Perlu ada penilai independen supaya investor tidak membeli kucing dalam karung," katanya.

Selain itu, draf peraturan pencatatan BEI juga memuat biaya pencatatan awal (listing fee) dan relisting saham ditetapkan menjadi Rp1 juta untuk tiap kelipatan Rp1 miliar dari nilai kapitalisasi saham, minimal Rp25 juta dan maksimal Rp250 juta. Pada aturan sebelumnya, aturan minimal Rp10 juta dan maksimal Rp150 juta.

Sementara itu, biaya pencatatan tahunan menjadi Rp500.000 untuk tiap kelipatan Rp1 miliar dari jumlah modal disetor terkini, minimal Rp20 juta dan maksimal Rp200 juta. Sebelumnya, minimal Rp5 juta dan maksimal Rp100 juta.

Adapun pada prosedur pencatatan, biaya pendaftaran disesuaikan menjadi Rp25 juta dan tidak dibedakan antara papan utama dan papan pengembangan. Sebelumnya, pencatatan pada papan utama dikenai biaya Rp15 juta dan papan pengembangan Rp10 juta.

Sementara itu Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito menilai, kenaikan batas minimum dan maksimum biaya pencatatan awal dan biaya tahunan cukup wajar. Pasalnya, batas minimum dan maksimum biaya pencatatan itu belum pernah naik selama 10 tahun. "Otoritas tidak pernah menaikkan biaya (pencatatan) sejak 10 tahun lalu," ujarnya. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.