Kamis, 18 Desember 2014 | 07:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pasar Maklumi Terhentinya Sistem BEI
Headline
inilah.com/ Bayu Suta
Oleh: Samsul Maarif
pasarmodal - Kamis, 23 April 2009 | 15:38 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Semua pihak dipastikan mengalami kerugian besar terkait ngadatnya sistem perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut analis pasar modal PT BNI Securitires M Al Fatih sudah menjadi risiko untuk rencana mengakomodir semua transaksi dalam satu platform menemui kendala dalam realisasinya.

"Saya rasa ini risiko wajar dengan BEI memperbaiki sistemnya menjadi generasi terbaru yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pasar modal. Semua pasti rugi," kata Al Fatih kepada INILAH.COM di Jakarta, Kamis (23/4).

Al Fatih mengungkapkan baik pihak bursa, investor ataupun emiten semua akan mengalami kerugian yang berarti. "Mungkin saja sistemnya belum stabil, dan dalam hal ini tidak ada yang diuntungkan," ujarnya.

Sementara mengenai kesalahan PT Trimegah Securities, Al Fatih mengungkapkan tidak menutup kemungkinan hal itu berpengaruh terhadap sistem perdagangan BEI. "Bisa saja dengan errornya sistem koneksi terus induknya terpengaruh. Tapi itu harus dibuktikan," tuturnya.

Sementara itu Direktur Perdagangan Saham, penelitian dan Pengembangan BEI, MS Sembiring ketika dikonfirmasi INILAH.COM , mengaku masih mencari penyebab kerusakan sistemnya tersebut. Sedangkan sistem back up menurutnya masih belum dijalankan. "Kami sekarang masih mencari penyebabnya dan sistem back up belum dijalankan," pungkasnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.